Skip to main content

Gieztia Mardini, Semakin Mantap Dengan Hijab



Nama                    :   Gieztia Mardini
Lahir                     :   Tanjung Karang, 3 Mei 1987
Suami                    :   Agus Idwar
Anak                     :   Sultan Abyasha Idwar (1,4 tahun)
Pendidikan            :   Jurusan Internasional FISIP Unpad
Profesi                  :   Penanggung jawab majalah fashion Muslimah Moschaict Hijabstar
Prestasi                 :   - Mojang Priangan Kota Bandung 2005
                                  - Duta Wisata Indonesia Provinsi Jawa Barat (2007)
          - Juara Pertama Putri Pantene Trans TV 2008
          - Finalis Miss Indonesia 2009
Hidup itu adalah pilihan. Di tiap opsinya ada konsekuensi. Yakin dengan satu pilihan maka percayalah Allah SWT akan selalu memberi pertolongan dan hidayah. Begitulah Gieztia Mardini meyakini jalan hidup dan keputusannya untuk mengenakan hijab sejak 2009. Ia berkisah tentang bagaimana memilih sebuah keputusan. Sebagai manusia biasa, tentu terbersit dunia.

Dua pekan sebelumnya pilihannya untuk berhijab, ia mendapatkan tawaran untuk menjadi model iklan produk sampo ternama. Bisa dibayangkan jika tawaran itu ia terima. Selain namanya kian melambung di jagad hiburan, materi rupiah dengan  mudahnya akan ia raup. Pundi pun kian tebal. Konsekuensinya, jilbab itu harus ia tanggalkan. Bergemingkah?



Justru, Giez, begitu dia akrab disapa, lebih memutuskan tetap menutup auratnya. Ia pun berjilbab. “Tawaran ini benar-benar menjadi ujian bagi diri saya,” ungkap Giez. Apalagi, keluarga inti menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada anak sulung dari empat bersaudara ini. Silakan saja mau menerima atau mau menolak tawaran tersebut. Giez pun sempat dilema, namun setelah itu ia mantap menolak tawaran sebagai bintang iklan.

Akhirnya, kekuatan itu datang, setelah menengok ke belakang betapa panjang proses pembelajarannya untuk berjilbab. “Latihan” ini sudah dilakukan Giez sejak duduk di bangku SMA. Namun, masih sebatas coba-coba, belum mantabz 100 persen. Ia yakin, ini adalah pilihan terbaik. Soal rezeki Allah pasti mempunyai rencana lain. Memberi rezeki dengan jalan dan cara yang berbeda. “Saya sudah mantap dan tidak tergoda lagi,” tutur Giez yakin.

Pilihan mengenakan kerudung mengundang keheranan rekan-rekan Giez. Karena, selama ini dia meraih prestasi di berbagai kontes kecantikan dan keputrian, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ibaratnya, Giez sudah mengkoleksi banyak selempang dari berbagai perhelatan itu. Kesempatan emas mengikuti ajang bergengsi lainnya pun masih sangat terbuka.

Namun, alumnus Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, ini meninggalkan semua itu. Menurutnya, setelah berjilbab  ada perubahan pada dirinya, merasa lebih tenang dan nyaman. Makanya, tidak perlu berpikir dua kali untuk menolak setiap tawaran yang datang selama tawaran itu menuntut penanggalan jilbab.

Giez tak berhenti bersyukur. Jilbab mendatangkan segudang hikmah. Ia dipertemukan dengan suaminya, Agus Idwar, mantan vokalis grup nasyid SNADA. Pertemuan yang tidak disangka. Saat itu, ia mengantar ibunya menghadiri halal bihalal di sebuah hotel di Bandung. Ketika itu, calon suaminya bertindak sebagai MC dan bintang tamunya Ustadz Jeffry Al Bukhori. “Mamah sempat tanya ke saya, itu MC-nya siapa ya? Saya jawab, tidak tahu karena saya tidak kenal,” kenang Giez.
Seusai acara, Agus meminta pin BB dan telepon. Sejak itu, ia intens melakukan silaturahim. Ketika Agus meminta serius, perempuan yang hobi melukis ini memohon petunjuk kepada Allah melalui shalat Istikharah. “Saya bermimpi, dalam mimpinya shalat diimami oleh Kang Agus, lalu ada yang memberi surat bertuliskan witri,” tambah tim mahasiswa Indonesia yang pertama kali berkunjung ke NATO (The North Atlantic Treaty) itu.

Bangun tidur, Giez penasaran dengan kata witri. Setelah googling, ternyata artinya witir alias yang terakhir. “Kekuatan Allah yang mempertemukan kami. Akhirnya, saya mantap menikah dengan Kang Agus, walaupun perbedaan usianya sangat jauh,” ujar Giez yang menikah Januari 2011.

Peraih gelar Mojang Priangan 2005 ini tengah menjalani kehidupan sebagai istri dan ibu dari Sultan Abyasha Idwar (1,4 tahun). Kegiatan lainnya, penanggung jawab di majalah fashion Muslimah Mochaict Hijabstar yang terbit dwi mingguan. “Sejak berkerudung, saya lebih tertarik menekuni dunia hijab, fashion Muslimah, “ katanya yang semangat terjun ke majalah fashion setelah mendapat izin suaminya tersebut.

Dunia majalah diakui Giez jauh lebih berbeda dengan latar belakang pendidikannya di Hubungan Internasional (HI). Jurusan HI seharusnya menjadi diplomat, tapi ini malah nyasar ke majalah. “Dulu masuk HI juga karena kecebur,” akunya sambil tertawa. Dunia diplomat sejak awal bukanlah opsi utamanya. Sedangkan, menulis sejak kecil sudah menjadi hobi. Giez mengakui, saat mendapatkan kesempatan menulis, ia optimalkan untuk mengapresiasikan diri. Ia pun cukup nyaman dengan aktivitasnya saat ini. “Apalagi, jam kerjanya fleksibel, tidak harus setiap hari ke kantor. Waktunya bisa dimanfaatkan untuk mengurus anak,” tutur Giez yang suka mengajak anaknya liputan ke lapangan.




Kegiatan lainnya, Giez sempat diajak berkolaborasi sebagai MC bersama suami saat tampil satu panggung. Bukannya tampil kompak, malah konsentrasi perempuan cantik ini langsung buyar. Alasannya, jam terbang yang berbeda serta malu-malu kucing jika ada suami.

Popular posts from this blog

Perjalanan Hidup Bob Sadino

Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indon…

Vincent van Gogh : Pusaran Badai Hidup Sang Jenius Seni

Beda PC Gaming Dengan PC Editing

Warna Warni - Halo teman-teman banyak dari kita yang belum mengetahui beda antara PC untuk bermain game atau lebih sering disebut PC gaming dengan PC untuk mengedit, katakanlah untuk mengedit video, karena sekarang ini banyak sekali kan yang posting video di youtube, dan kemudian menjadi tenar dan menjadi artis youtube.

Hal seperti ini menjadikan banyak orang seperti berlomba untuk membuat video yang bisa mereka upload ke youtube, dan tentunya ini membutuhkan pengeditan ketika kita hendak mengupload ke youtube dengan tampilan video yang menarik.

Tentunya hal ini yang akan membedakan antara PC untuk gaming dan PC untuk editing. Yuk kita simak video di bawah ini yang mensharingkan perbedaan antara PC gaming dengan PC Editing.





Untuk versi teksnya teman-teman bisa membacanya di bawah ini,


Perbedaan Terbesar PC Gaming Dengan PC Editing Hei, kembali lagi sama gue Alfin, kali ini kita akan membahas apa sih bedanya PC gaming dengan PC editing. Jadi apa sih perbedaan antara PC gaming dengan PC…