Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Legenda Dua Bocah Lelaki di Musim Semi

Alkisah, di negeri Cina, hiduplah dua sepupu bernama Liu Chen dan Yuan Chao. Mereka sangat akrab. Ke mana pun yang satu pergi, yang lain selalu mengikuti.

Kala musim semi tiba, ibu Lui Chen dan ibu Yuan Chao mengirim anak-anak mereka ke sungai untuk mengambil air. Kedua bocah ini pun berangkat membawa ember kosong.

Namun, setibanya di sungai, Lui Chen dan Yuan Chao terkagum-kagum melihat padang rumput yang indah di sekitarnya. Padang itu dipenuhi bunga-bunga yang sangat cantik.

"Kita main sebentar, yuk," ajak Liu Chen. Yuan Chao setuju. Maklum, mereka baru melewati musim dingin yang membuat mereka lama terkurung di rumah.

Maka, dua bocah lelaki ini meninggalkan ember mereka di dekat sungai, lalu berlari dan berkejaran di padang rumput. Mereka berjongkok untuk menghirup wangi bunga yang bermekaran, memanjat pohon, dan berlari naik turun bukit. Lui Chen dan Yuan Chao merasa sangat bahagia.

"Ayo, kita petik bunga-bunga ini untuk dibawa pulang dan kita berikan pada ibu kit…

Rubah Yang Lapar

Pada suatu hari yang panas, rubah sedang berburu tetapi ia tidak sedang beruntung. Sat ia berjalan di sebuah jalan yang kotor, perutnya berbunyi begitu keras sehingga ia nyaris tidak bisa mendengar angin musi panas. Tetapi ia tiba-tiba mendengar sebuah lagu yang begitu keras sehingga tidak dapat mengdengar suara erangan perutnya yang lapar.

"APakah itu suara Kutilang bernyanyi?" tanya rubah kepada dirinya sendiri, dan ia mengendap ke balik semaik untuk menginati.

Tiba-tiba, ia melihat bulu seekor burung Heorn dan rubah bersiap untuk menerkamnya. Tetapi saat ia memperhatikan, bulu itu aik semakin meninggi. Segera saja ia melihat bahwa tidak ada burung yang merekat pada bulu itu. Ia malah melihat bahwa bulu itu terekat pada topi yang dikenakan oleh seorang pria jangkung yang kuat dan sedang menunggang kuda.

Rubah mulai gemetar. "jika orang itu melihatku, ia akan memanah aku," ucapnya. Ia meringkuk menyembunyikan diri. Kuda dan pria itu semakin mendekat. Rubah dapat m…