Skip to main content

Menjelajahi Keindahan Raja Ampat Papua

Warna Warni - Raja Ampat Papua sangat dikenal dengan keindahannya, nah di artikel kali ini kita akan menjelajahi keindahan Raja Ampat Papua. Apa saja yang bisa kita explore di Raja Ampat? Yuk mari langsung saja kita tonton videonya di bawah ini,


Untuk versi teksnya silakan bisa dibaca di bawah ini,


Ini tari bukan sembarang tari ee, ini tari punya nilai historis yang tinggi. Rarama dewi ee, biasanya kita sebut. Ini merupakan tarian tradisional.  Biasa digelar sebagai wujud salam, penghormatan, dan selamat datang. Bagus tho? Lihat saja tiap gerakannya, selaras dan dinamis, menggambarkan sukacita kita orang dalam menyambut tamu. Juga bentuk puji dan syukur kepada Tuhan, atas tamu yang datang berkunjung dengan selamat.Besar harapan tamu dapat merasa senang dan betah selama berada di kampung. Sebab kita orang semua siap sedia jaga keamanan sehingga tamu tak usah merasa takut tho?

Tarian Raramadewie

Dulu raramadewie, merupakan tarian perang, yang biasa dilakukan nenek moyang, usai pulang dari medan pertempuran, kini tarian terus berkembang.

Bukan lagi para orang tua saja yang bisa, anak-anak muda seperti kita orang juga piawai e. Perkenalkan dulu, satu nama Alfian Mayor, panggil saja Fian, biasanya cap teman-teman panggil begitu.

Tarian ini juga punya makna persahabatan dan juga sikap terbuka kita orang. Kepada siapa saja yang datang ke kampung. Oh iya satu kampung ini punya nama Raja Ampat. Kau sudah pernah dengar dan berkunjung ke sini e?

Menjelajahi Keindahan Raja Ampat Papua



Raja Ampat Merupakan Daerah Kepulauan

Raja Ampat merupakan salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat. Dari Jakarta kau bisa naik pesawat menuju Sorong selama 4 jam setelah itu kau bisa lanjutkan perjalanan dengan kapal selama 2 jam. Raja Ampat merupakan daerah kepulauan, ada sekitar 600 pulau-pulau yang ada di dalamnya.


Asal Nama Raja Ampat

Nama Raja Ampat berasal dari mitos penduduk sekitar. Ada berbagai versi ceritanya, namun cerita soal Raja Ampat yang bermakna empat raja yang diakui kebenarannya, sebab dulu pada abad ke-15 Raja Ampat merupakan bagian dari kekuasaan Kesultanan Tidore. Sebuah kerajaan besar yang berpusat di kepulauan Maluku.

Coba kau pandang saja sendiri panrorama alam di satu kampun ini. Banyak orang bilang satu kampung ini sebagai satu kepingan surga yang jatuh ke bumi. Kau sepakat tho?


Desa Arborek Raja Ampat

80% wilayah Raja Ampat merupakan lautan, 20% sisanya merupakan daratan. Maka tak heran jika orang banyak tinggal di pesisir pantai, bahkan di tengah laut. Satu dari sekian banyak perkampungan kita orang adalah Arborek. Meski kampung ini berada di tengah laut namun cukup terkenal kemana-mana.

Kau lihat saja panorama elok kampung ini. Indah mempesona tho?

Desa Arborek Raja Ampat

Arborek memang istimewa, karena merupakan pelopor dari 18 kampung wisata yang ada di Papua Barat. Makanya banyak sekali wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang wara wiri kesini. Mayoritas dari mereka datang untuk berwisata sehingga banyak sekali rumah warga yang dibuat sebagai tempat menginap atau orang bilang homestay.

Kampung ini juga merupakan konservasi kekayaan laut berbasis masyarakat. Maka jangan heran jika di hampir setiap sudut kampung terpampang banyak sekali pesan soal kepedulian lingkungan, bukan sekedar tulisan saja, warganya pun rutin ikut menjaga kebersihan.

Sudah sejak lama satu kampung ini dikenal orang. Sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati terbaik di dunia. Karena letak geografisnya yang berada di pusat segitiga terumbu karang dunia makanya tak heran jika para penyelam dari berbagai negara banyak yang datang kesini.


Raja Ampat Mempunyai 75% Dari Jumlah Terumbu Karang Dunia

Perairan Raja Ampat memiliki 603 jenis terumbu karang keras. Jumlah ini merupakan 75% dari jumlah jenis terumbu karang yang ada di dunia. Berbagai hasil penelitian yang berasal dari berbagai badan konservasi alam dunia menyebutkan jika ada 1397 jenis ikan disini.

Sehingga tak salah tho kalau kampung ini dijuluki sebagai ibukota banyak ikan dunia. Kekayaan aneka ragam biota ini membuat pemandangan alam bawah laut Raja Ampat sulit untuk ditandingi. Semuanya masih terjaga, indah dan alami. Anugerah alam luar biasa yang Tuhan sudah kasih ini sudah seharusnya kita jaga dengan baik tho?


Kampung Lopintol Papua

Sini ikut saya berkunjung ke salah satu kampung. Lopintol namanya. Kampung lopintol ini juga istimewa, bukan karena keindahan panoramanya saja tapi karena kearifan lokal warganya dalam menjaring ikan secara sederhana.

Kampung Lopintol Papua

Kalau siang hari ini ya seperti ini, kampung ini sepi karena dipake untuk istirahat. Kalau malam hari sudah pasti rame, terlebih saat musim bulan gelap.

Ini yang saya bilang di awal tadi. Kearifan lokal warga ketika menjaring ikan, warga disini tara pake alat pancing atau jala. Alatnya hanya pake lampu petromax. Cahaya lampu petromax ini akan mengundang ikan-ikan berdatangan. Targetnya adalah ikan yang bersifat fototaktis atau ikan yang tertarik dengan sinar.

Jika ikan sudah banyak yang mendekat, saya dan kakek akan menggiring perahunya ke tepi pantai. Maka ikan akan mengikuti dan kita orang tinggal menyerok ikan-ikan yang akan langsung masuk ke perangkap. Satu kali giring, ikan biasanya berjumlah puluhan, yang paling banyak jenis ikannya adalah ikan lemah.

Mungkin kau pernah mencicipinya. Iya karena ikan lemah ini memang ikan yang biasanya dikemas dalam kaleng. Satu ekor ikan ini biasanya dihargai Rp 1000,- saja. Bagaimana kau punya pendapat teknik penangkapan ikan kita orang ini? Unik dan menarik tho? Cara yang begitu mudah, sederhana dan so pasti ramah lingkungan ya? Namun sayang ikan yang didapat kakek saya malam ini tak begitu banyak seperti biasanya karena musim bulan terang, tapi itu tak apa, karena aku yakin saat esok saat musik bulan gelap hasil tangkapan akan semakin banyak.

Kalau hasil tangkapan banyak ikan biasanya dijual sampai ke kota. Tapi kalau sedikit ya kita orang konsumsi saja. Tara perlu pake bumbu apa pun, langsung dibakar saja, tak usah khawatir tak ada rasa, kalau semua makan, semua akan terasa menak, enak maksudnya.


Burung Cendrawasih Di Raja Ampat

Kekayaan alam Raja Ampat bukan hanya di perairan, tapi juga di daratan. Makanya kalau kau liburan ke satu kampung, sempatkanlah lihat keindahan burung Cendrawasih. Karena burung ini jadi ikon kecantikan satwa. Di Raja Ampat Cendrawasih banyak tersebar di hutan dataran rendah. Burung ini tergolong langka dan dilindungi kelestariannya.

Tak salah tho kalau tanah Papua dijuluki bumi Cendrawasih karena jenis burung ini hanya dapat ditemukan disini. Burung Cendrawasih merupakan anggota family paradisaedai. Daya tarik burung Cendrawasih ada pada warna bulunya yang sangat indah. Keindahan warna bulu ini digunakan untuk pejantan untuk menarik perhatian betina.

Sempatkan juga untuk menikmati juga kecantikan gugusan pulaunya. Yuk ikut saya jelajahi satu demi satu kecantikannya. Berangkatnya haruslah pagi-pagi, agar nanti kau bisa puas menikmati. Cantik sekali tho, bentuk dan ukurannya pun bermacam-macam, dari yang kecil hingga yang besar.

Karena salah satu batunya ada yang berbentuk menjulang dan lancip di bagian ujung. Banyak orang lalu menyebut batu ini sebagai batu pensil. Batu ini jadi magnet dari teluk Kabui. Keajaiban Tuhan yang indah luar biasa.

Menyusur perairan Raja Ampat kau juga akan mendapatkan fenomena alam yang menakjubkan. Salah satunya lewat pasir timbul ini. Pasir timbul merupakan hamparan pasir yang membentuk pulau kecil di tengah-tengah lautan Raja Ampat. Keberadaan pasir timbul sangat bergantung pada pasang surut air laut. Jika air laut pasang, maka hamparan pulau pasir ini akan hilang tenggelam di dalam air. Sedangkan jika air laut surut, maka pasir timbul pun baru akan benar-benar muncul.


Painemu Raja Ampat

Karena keunikan inilah muncul sebutan pasir timbul. Saya ajak berkunjung ke satu tempat lagi ya. Gugusan pulau khas yang jadi favorit para wisatawan. Ini painemu, indah sekali tho?

Paenemu Raja Ampat

Terbentuknya bentang alam kars painemu dipengaruhi oleh pelarutan dan struktur biologi yang terjadi sejak jutaan tahun yang lalu. Sedimentasi di dasar laut dangkal membentuk batu-batu gamping. Sudah jadi sejarah geologi Raja Ampat. Banyak orang bilang tara lengkap bila berkunjung ke Raja Ampat tidak datang ke Painemu. Keindahan panorama Kars ini sangat indah dinikmati.

Terlebih jika berada di salah satu puncaknya. Saya yakin siapa saja pasti akan berdecak kagum dan berucap syukur kepada Tuhan atas mahakarya ciptaan-Nya yang begitu agung. Sesekali datanglah berkunjung ke satu kampung ini, karena saya yakin kau akan menemukan banyak keindahan dan pengalaman yang tak terlupakan. Indonesia bagus!

Luar biasa sekali bukan keindahan Papua ini ketika kita menjelajahi keindahan Raja Ampat Papua ini. Dan ini berada di Indonesia lho, kita seharusnya bangga dan terus menjaga keutuhan dan keindahan alamnya juga. Sampai ketemu lagi.



Baca juga:
  1. Pesona Pulau Lingga, Riau
  2. Indahnya Wisata Pantai Klayar
  3. Wisata Raja Ampat Papua

Popular posts from this blog

Perjalanan Hidup Bob Sadino

Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indon…

Kisah Louise Braille

Bagi kaum tunanetra sosok Louis Braille ini ibarat sosok Prometheus. Berkat perjuangan dari Louis Braille dalam menciptakan huruf yang kini kita kenal dengan huruf Braille ini Louis Braille membuka banyak mata para kaum tunanetra sehingga bisa 'melihat' dunia melalui tulisan. Mari kita simak kisah hidupnya..

Prometheus dalam mitologi Yunani adalah titan yang mencuri api milik para dewa yang kemudian diberikannya kepada manusia agar manusia bisa mengembangkan peradaban. Karakter kepahlawan yang seperti Prometheus ini bisa kita jumpai pada diri Louis Braille ini.

Kira-kira lebih dari 200 tahun yang lampau, di Perancis di sebuah desa kecil disana, hiduplah sebuah keluarga sederhana di sebuah rumah batu yang mungil. Simon Rene Braille, seorang kepala keluarga yang menghidupi istri dan empat orang anaknya dengan bekerja membuat pelana kuda dan sadelnya bagi para petani di daerahnya.

Pada 4 Januari 1809, lahirlah seorang anak terakhir dari keluarga Simon Rene Braille, yang diberi n…

Vincent van Gogh : Pusaran Badai Hidup Sang Jenius Seni