Skip to main content

Laptop Murah Spec Dewa

Warna Warni - Di artikel ini Chandra Liow dari Tim2One akan membahas mengenai laptop murah spec dewa. Kita langsung tonton videonya di bawah ini yuk.


Untuk captionnya bisa dibaca di bawah ini.

What's up people of the world bro? Casting live from this place and you are watching me. Apa nih? Handphone bang. Makan bang? Ya udah ya udah. Telpon telpon. Ooo.. telpon? Bilang! Oh iya ya ya, Asus Asus Kenapa? Gue harus pergi ke sana sekarang? Let's go. Kok let's go? Loe yang ngajak, gue ke sana yaa? Ok ok. Gue harus pergi dulu guys.


Event ASUS ROG

Sekarang gue lagi di acaranya Asus event, hari ini eventnya Asus ROG, mereka mau launching laptop baru. Hari ini lumayan bahagia buat gue karena hari ini gue akan jadi brand ambassadornya Asus ROG. Wow, wow. Gue sudah pake Asus ROG itu dari zaman gue SMP, SMA, kuliah, kuliah itu udah kaya 2, 3 Asus ROG gue beli sendiri. Asus akhirnya melirik dan akhirnya mereka mau mempercayain gue untuk jadi brand ambassadornya. Thank you so much Asus ROG.

OK, di belakang gue sekarang ada warnetnya Asus ROG. PC, note book semuanya ada di sini, dan semuanya yang paling baru dari Asus ROG. Ini laptop gue, ini lagi main The Witcher 3. Ini PC lho, lihat ukurannya, ini PC udah buat main game, udah bebas semuanya. Kapan lagi ada warnet Asus ROG terus makannya prasmanan. Lihat tuh, ini sudah kaya wedding Asus ROG.

What's up people of the world bro? Hei loe darimana Tom? Lha? Emang gue bisanya jam segini Chan. Loe darimana? Gue itu dari acara Asus tadi, jadi brand ambassador. Terus gue gimana? Loe telat Tom. Yah padahal kan gue pengen. OK, guys, gue baru saja dari acaranya Asus dan gue jadi brand ambassadornya. Thank you so much Asus. Jadi gini, gue itu sudah percaya sama Asus itu sudah dari 6 tahun, gue sudah pake notebook dia itu sudah 6 tahun lamanya. Mungkin loe kurang lama pake Asus? Berarti gue butuh laptop Asus yang terbaru dong?

Alright gengs, What's up people of the world bro? Casting live from this place and you're watching us. Thank you so much sudah memberi kepercayaan buat gue dan mungkin ke depannya anda harus memberi kepercayaan kepada Tommy. Yeah. Gue sudah mulai pake Asus, laptop gue udah ganti dan pake Asus. OK, siap. Kejadian yang menarik di sana ketika gue bisa ketemu dengan Alpha Jonathan. Dia adalah number 1 overclocker di Indonesia. Dia itu world record di event itu yaitu dia bisa mencapai nomor satu overclock competition yang lagi berjalan sekarang.


Mengenal Overclock

Overclock itu ibaratkan laptop loe atau PC loe itu adalah mobil. Kalau loe overclock, mobil loe avanza tapi speednya speed Jaguar. Nah itu overclock. Kejadian yang menarik waktu di Asus ROG event itu, setelah gue diannounce sebagai brand ambassadornya Asus, jadi kita itu harus foto bareng-bareng di atas. Dan gue harus megang hardware mereka yang paling berat. Jadi mereka baru saja announce desktop PC yang paling baru yang paling premium. Itu gede banget, itu speknya gila banget, top of this world. Yang itu pada megangin laptop itu pas lagi foto-foto. Nah gue disuruh angkat PC desktopnya, yang lain pada begini semua, begini kan santai. Gue begini, muka gue gini. Terus gue itu kaki gue naik satu. Gini tapi bukan masalah beratnya ya dari PC itu. Speknya itu gila. Ibaratnya itu kalau loe ngedit, gue itu baru ngedit satu video itu sudah jadi perusahaan editor video. Lagi ngedit gue render, wuih jadi CEO. Gokil banget pokoknya Tom. Ok, gorengan sikil.

Nah di kesempatan kali ini gue mau kasih tahu kalau Asus baru saja mengeluarkan laptop baru yang sangat jago buat para gamer. Bukan hanya buat gamer, seperti yang gue bilang, gue pake ROG ngga cuma buat game, buat editing, buat desain, buat bikin kwetiaw juga bisa. Wah itu panci apa laptop ya? Sini gue bantu Tom.

Spek untuk laptop ini harusnya untuk laptop 25 juta ke atas, tapi harga laptop ini tahu ngga? Chandra lagi ngambil laptop. Emang kerjaannya gitu, bolak balik Mangga Dua. Ini dia laptopnya. Asus ROG Strix, kalau kaya gini disuruh milih cere atau laptop gue milih laptop. Karena laptop ini bagaikan wanita. Gue boleh jujur ngga? Boleh.


Unboxing Asus GL553VD

Jadi kita sekarang itu lagi koko koko review. Karena dua, kita unboxing maksa ya. 1 2 3, itu adegan berbahaya ya. Cukup compact ya, ngga gede-gede amat, kalau gede-gede banget bisa jadi tempat parkir. GL553VD, mau dibuka ada suara apa. Ini enteng ya chan ya? Ini termasuk enteng, biar ngga repot-repot lagi, kita langsung kasih tahu aja specnya apa aja.

Spec Asus GL553VD

Oke, kita sudah masuk ke beauty beauty shoot sekarang ini. Uh gila cakep banget. Specnya apa saja:
1. Processor Intel Kabylake i7-7700
Prosesornya itu Tom, dia itu dosen kampus Universitas Indonesia. Profesor, anjay! Loe tahu intel kan? Yang lagunya teng teng teng teng. Ini nih. Jadi generasi yang sebelumnya itu Skylake, sekarang itu udah Kabylake.
2. Kartu Grafis NVIDIA GeForce GTX 1050
Seribu lima puluh. Ada varian yang lainnya, yang NVIDIA GeForce GTX 1050Ti. Oh itu yang tipe lain kan, yang GL553VE.
3. Keyboard Travel Distancenya 2,5 mm.
Sangat empuk, saking empuknya loe bisa tidur di sana, nongkrong. Kasur ya jadinya.
4. Keyboardnya sudah anti-ghosting.
Jadi ngga mungkin ada kuntilanak yang bakalan datang. Soalnya anti ghost, kuntilanak ngapain main ROG? Ini laptopnya bisa ditekan langsung 30 biji sekaligus. Maksudnya tombolnya? Iya tombolnya ditekan 30 biji sekaligus. Keren sekali.


Laptop Murah Spec Dewa

Buat yang pengen penasaran nih, biar ngga kepanjangan videonya, cek aja di deskripsi di bawah kaya gimana specnya. Gue akan announce hari ini berapa harganya, kaya gue bilang, ini tuh specnya itu di atas 25 juta ke atas. Prosesor sudah i-7 generasi ketujuh, NVIDIA GeForce 1050 hanya 14 juta saja.

Jadi karena gue yang jadi brand ambassador Asus, gue yang nentuin harga. Tapi beneran, berarti selain laptopnya sudah compact, compact di dompet juga ya? Benar, jadi loe bisa taruh di dompet laptop loe. Ini mau bayar uang kuliah, set, ini pak, aduh aduh aduh.

Oke guys, itu aja untuk video kali ini, untuk koko review. Thank you so much for watching this video.  


Baca juga:
  1. Cara Untuk Memilih Part Komputer Untuk Video Editing Bagian Pertama
  2. Bagusan Beli Laptop atau Komputer Untuk Gaming?

Popular posts from this blog

Perjalanan Hidup Bob Sadino

Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indon…

Vincent van Gogh : Pusaran Badai Hidup Sang Jenius Seni

Kisah Louise Braille

Bagi kaum tunanetra sosok Louis Braille ini ibarat sosok Prometheus. Berkat perjuangan dari Louis Braille dalam menciptakan huruf yang kini kita kenal dengan huruf Braille ini Louis Braille membuka banyak mata para kaum tunanetra sehingga bisa 'melihat' dunia melalui tulisan. Mari kita simak kisah hidupnya..

Prometheus dalam mitologi Yunani adalah titan yang mencuri api milik para dewa yang kemudian diberikannya kepada manusia agar manusia bisa mengembangkan peradaban. Karakter kepahlawan yang seperti Prometheus ini bisa kita jumpai pada diri Louis Braille ini.

Kira-kira lebih dari 200 tahun yang lampau, di Perancis di sebuah desa kecil disana, hiduplah sebuah keluarga sederhana di sebuah rumah batu yang mungil. Simon Rene Braille, seorang kepala keluarga yang menghidupi istri dan empat orang anaknya dengan bekerja membuat pelana kuda dan sadelnya bagi para petani di daerahnya.

Pada 4 Januari 1809, lahirlah seorang anak terakhir dari keluarga Simon Rene Braille, yang diberi n…